Berita NexaRob/Laporan dan penelitian

Pada tahun 2021, lebih dari setengah juta robot industri dipasang - pertumbuhan global tertinggi

Pada tahun 2021, pasar robot industri global mencapai tingkat tertinggi sepanjang masa - lebih dari setengah juta unit baru dipasang, yang merupakan peningkatan sebesar 31% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah hasil terbesar sejak awal pengukuran dan bahkan melampaui puncak pada tahun 2018. Data baru dari laporan IFR menunjukkan pemulihan dinamis dalam investasi setelah krisis pandemi, terutama di Tiongkok

Di halaman ini

Pertumbuhan instalasi tertinggi - lebih dari setengah juta robot dalam satu tahun

Pada tahun 2021, pasar global robot industri mencapai puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya: 517.385 unit baru dipasang. Ini adalah hasil terbesar dalam sejarah, dan pertumbuhan sebesar 31% dibandingkan tahun sebelumnya bahkan melampaui rekor pada tahun 2018, yang merupakan tingkat tertinggi sebelum pandemi. Data baru dari World Robotics Report IFR menunjukkan bahwa investasi dalam otomatisasi tidak hanya pulih tetapi juga melampaui puncak sebelumnya. Pada saat yang sama, jumlah robot industri operasional di seluruh dunia mencapai sekitar 3,5 juta unit - rekor baru.

Pertumbuhan ini bukan kebetulan. Setelah periode stagnasi dan penurunan yang panjang pada tahun 2020-2021, industri mulai berinvestasi kembali dalam robotika sebagai cara untuk memulihkan efisiensi dan ketahanan terhadap guncangan ekonomi. Pertumbuhan terlihat di semua sektor industri utama - dari otomotif hingga industri kimia dan makanan. Meskipun masalah dengan rantai pasokan dan kekurangan semikonduktor menghambat produksi, permintaan akan robot tidak berkurang.

Tiongkok - pemimpin dalam instalasi, Jerman dan AS dengan rekor

W tahun 2021 Tiongkok menempati posisi pertama di dunia dalam hal robotika. Di sana dipasang 268.195 robot baru - peningkatan sebesar 51% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini lebih dari setengah dari semua instalasi global, yang menunjukkan seberapa cepat otomatisasi berkembang di pasar industri terbesar di dunia. Jumlah robot operasional di Tiongkok melampaui satu juta unit - puncak baru, yang menegaskan laju transformasi teknologi yang dinamis.

Di Jerman, 23.777 robot dipasang - hasil tertinggi kedua dalam sejarah. Ini adalah peningkatan sebesar 6% dan melampaui tingkat tahun 2018, yang merupakan puncak investasi di sektor otomotif. Di AS, 34.987 robot dipasang - peningkatan sebesar 14%, yang berarti melampaui tingkat sebelum pandemi pada pada tahun 2019, meskipun masih di bawah puncak tahun 2018. Di kedua negara, sektor otomotif mendominasi, tetapi permintaan juga meningkat di industri mesin dan makanan.

Pertumbuhan Eropa - Jerman, Italia, dan Prancis berada di garis depan

Di Eropa, instalasi robot industri meningkat sebesar 24% menjadi 84.302 unit - rekor baru. Jerman menempati posisi pertama, dengan pangsa 28% dari semua instalasi di wilayah tersebut dan pertumbuhan sebesar 6%. Italia, pasar terbesar kedua di Eropa, mencatat pertumbuhan sebesar 14% dalam jumlah yang beroperasi dan 65% dalam instalasi - hasil ini disebabkan oleh efek koreksi sebelum perubahan pajak pada tahun 2022. Prancis, sebaliknya, mencapai 5.945 instalasi baru, yang berarti peningkatan sebesar 11% dan rekor tertinggi sepanjang masa.

Di Inggris Raya, situasinya berbeda: jumlah instalasi menurun sebesar 7% menjadi 2.054 unit. Jumlah yang beroperasi adalah 24.445 - kurang dari sepersepuluh dari Jerman. Faktor utama adalah penurunan investasi di sektor otomotif sebesar 42%. Ini menunjukkan bahwa bahkan dalam konteks pertumbuhan global secara keseluruhan, perbedaan regional itu penting - tidak semua pasar bereaksi dengan cara yang sama terhadap sinyal yang sama.

Masa depan robotika: permintaan yang meningkat dan tantangan

Laporan IFR memprediksi bahwa pada tahun 2022, jumlah instalasi global akan mencapai sekitar 570 ribu unit - peningkatan sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, tingkat ini mungkin bersifat sementara: lonjakan pasca-pandemi diperkirakan akan secara bertahap mereda. Pada periode 2022-2025, pertumbuhan rata-rata diprediksi pada tingkat satu digit, tetapi dalam kisaran 5% hingga 8%. Ini berarti bahwa pasar sedang stabil setelah guncangan pandemi.

Tantangan terbesar bagi industri masih berupa harga energi yang tinggi, kekurangan semikonduktor, dan kenaikan harga bahan baku. Meskipun pesanan sudah banyak, produksi robot dibatasi oleh faktor-faktor ini. Oleh karena itu, tidak semua perusahaan dapat dengan cepat mewujudkan rencana investasi mereka - bahkan jika permintaannya tinggi.

Signifikansi bagi integrator dan industri

Bagi integrator teknologi robotika, seperti NexaRob, pertumbuhan ini berarti peningkatan permintaan akan solusi terintegrasi. Peningkatan instalasi di Tiongkok dan Jerman menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berinvestasi dalam mesin tunggal, tetapi juga dalam sistem otomatisasi yang komprehensif. Ini membuka ruang bagi solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan produksi tertentu - mulai dari robot kolaboratif (cobot) hingga sistem logistik dan pabrik digital.

Pada saat yang sama, kita harus ingat bahwa data tidak menunjukkan penerapan robot secara massal di perusahaan kecil dan menengah. Pertumbuhan terutama terjadi pada produsen besar dan sektor dengan intensitas modal yang tinggi. Oleh karena itu, ketersediaan teknologi bagi perusahaan yang lebih kecil tetap menjadi tantangan - bukan hanya finansial, tetapi juga organisasional.

Konteks lebih lanjut

Halaman terkait NexaRob

Solusi, teknologi, dan material NexaRob yang terkait dengan topik artikel ini.

Bagikan materi
Bahasa IndonesiaID